Kota Pekalongan, Info Publik - Dalam rangka mendukung terciptanya Pileg dan Pilpres Tahun 2019 dengan situasi aman, damai, dan sejuk di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota, Polres Kota Pekalongan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan menyelenggarakan Satgas Nusantara, Silaturahmi, dan Pembinaan Netizen Kota Pekalongan di Aula Polres Kota Pekalongan, Kamis (22/11/2018).

 

Silaturahmi yang diikuti oleh perwakilan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), awak media cetak, elektronik, dan online, serta komunitas se-Kota Pekalongan ini untuk membangun kesadaran dan pemahaman terhadap bahaya hoax. Selain itu, untuk mendorong dan memberikan penyuluhan kepada netizen Kota Pekalongan. 

 

Demikian diungkapkan Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Pekalongan, I Wayan Tudy S usai membuka acara silaturahmi. 'Saat ini hoax meresahkan masyarakat karena mudahnya penyebaran berita tanpa adanya filter. Kami ajak masyarakat untuk menjadi netizen yang cerdas, menyebarkan berita yang jelas sumber informasinya,' tutur Tudy. 

 

Tudy mengakui bahwa media online dan media sosial mampu menjadi sarana kampanye yang baik, tentu yang perlu dilakukan oleh netizen adalah mebentengi diri dari berita bohong, tidak mudah menyebarluaskan informasi yang belum diketahui secara pasti sumbernya. 'Mendekati Pemilu 2019 ini harapannya dapat tercipta pilpres aman, damai, dan sejuk. Saya imbau masyarakat untuk menjunjung asas demokrasi, jangan mudah terpengaruh oleh berita hoax,' papar Tudy. 

 

Plt Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan, Dr Sri Budi Santoso mengungkapkan isu hoax di kalangan masyarakat semakin merebak. Media cetak tentu memiliki filter melalui editor dan redaksinya, ini menjadi pembelajaran untuk media lain agar selalu memfilter pemberitaan. 'Ini menjadi PR untuk saling bahu membahu meningkatkan literasi para pecinta medsos. Yang memiliki semangat dalam menyebarluaskan informasi kita bantu untuk tingkatkan literasinya,' terang SBS. 

 

Dalam penyebarluasan informasi, SBS yakin niat masyarakat baik untuk kebermanfaatan publik. Sudah saatnya untuk meningkatkan hal-hal kemediaan. Kalau bisnis atau e-commerce konteksnya aman bagi pembeli dan penjual. 'Jika itu memiliki atensi terhadap media, Dinkominfo Kota Pekalongan akan upayakan peningkatan kapasitas dengan pelatihan dan ujian kompetensi wartawan online,' tukas SBS. 

 

(Tim Komunikasi Publik Kota Pekalongan)