PEMKOT CANANGKAN GERAKAN SEKOLAH RAMAH ANAK
Pekalongan, info Publik- Pemerintah Kota Pekalongan mencanangkan Gerakan sekolah ramah anak, selasa (13/12), di SMP N 1 Kota Pekalongan
Acara tersebut di hadiri Walikota Pekalongan H Alf Arslan Djunaida, Ketua Tim Penggerak PKK Hj Ratna Sofia, Kepala Dinas Pendidikan, forum komunikasi perangkat daerah (Forkominda), lurah se-Kecamatan Pekalongan Utara, dan Kepala Sekolah Menengah Se-Kota Pekalongan
Gerakan pencanangan sekolah ramah anak di tandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Walikota, Ketua TP PKK, Kepala Dinas Pendidikan pemuda dan olahraga, dan kepala sekolah menengah pertama se-Kota Pekalongan tentang sekolah ramah anak.
Walikota Pekalongan H Alf Arslan Djunaid mengatakan gerakan pencanagan sekolah ramah anak tersebut merupakan langkah awal Pemerintah untuk menjadikan kota pekalongan menjadi kota layak anak
“ hari ini kita memulai, untuk mendapat predikat kota layak anak , dan tahun 2017 nanti akan ada peningakatan untuk mencapai standart Kota layak anak baik dari provinsi mnaupun pusat, sehingga yang terlibat di dalam pencanangan ini harus saling menunjang” tuturnya usai acara
Untuk mewujudkan sekolah ramah anak pemerintah memfasilitasi sarana dan prasarana , mengakomodir, menindaklanjuti apa yang menajdi harapan guru,siswa, dan orang tua murid
“pemerintah akan memberikan reward dan paismen kepada guru yang melakukan tindakan kekerasan kepada anak” lanjut alex sapaan akrabnya
Sementara Wakil Kepala Sekolah SMP N 1 Kota Pekalongan Dwi Kestri menambahkan pencanangan sekolah ramah anak untuk menegah terjadinya kekerasan terhadap anak dan warga sekolah lainya ,sehingga menciptakan hubungan warga sekolah yang lebih akrab
“sekolah ramah anak didalamnya meliputi sekolah sehat, sekolah aman dan nyaman, sekolah peduli dan berbudaya lingkungan” tandasnya.
Ia menambahkan komponen sekolah ramah anak ialah surat Keputusan tim dan komitmen tertulis guru dan karyawan tata usaha, pelaksaan kegiatan belajar mengajar yang yang ramah anak dengan displin dan positif, sarana dan prasarana yang tidak membahayakan anak, pertisipasi aktif anak dalam kegiatan belajar mengajar, partisipasi orang tua, masyarakat, dunia usaha dan stakeholder lainya.
“dengan pencanangan sekolah ramah ini harapanya sekolah yang sehat aman dan nyaman berbudaya lingkungan dan ramah terhapad anak” pungkasnya.
Mc/skdi/diskominfo/liminho
PRINT +
DOWNLOAD PDF