PEMKOT ANTISIPASI INFLASI HARGA BARANG JELANG NATAL DAN TAHUN BARU
Pekalongan – Tim Pengendali Inflasi Daerah Kota Pekalongan menyelenggarakan rapat koordinasi dalam rangka persiapan menghadapi hari natal dan tahun baru. Bertempat di ruang kalijaga Setda Kota Pekalongan, rapat tersebut dihadiri oleh ketua dan anggota TPID, SKPD terkait serta pihak-pihak distributor yang ada di Kota Pekalongan, Selasa (29/11).
Seperti dijelaskan Kabag. Perekonomian Drs. Setiyo Susilo, MM., bahwa rapat koodinasi TPID ini diselenggarakan dengan maksud untuk menjaga dan menekan angka inflasi menjelang hari natal dan tahun baru.
“Tujuan rakor TPID kali ini sendiri guna mengantisipasi agar tidak terjadi kenaikan harga atas barang-barang kebutuhan masyakat,†terang Susilo saat laporan kegiatan.“Pemerintah juga mengupayakan kelancaran distribusi barang dan jasa, dan juga mengupayakan ketersediaan barang yang cukup,†lanjutnya.
Laju inflasi Kota Pekalongan secara rata-rata masih terpantau stabil, namun demikian ada beberapa barang yang harganya masih cukup tinggi. Cabe merah misalnya, yang dari harga semula 54 ribu meningkat 112 persen, bawang merah yang dari 41 ribu menjadi 57 ribu, begitupun ada kenaikan harga pada minyak goreng.
Wakil Walikota H.M. Saelany Machfudz yang turut hadir membuka acara menyampaikan bahwa indikasi kenaikan harga kebutuhan pokok yang ada di Kota Pekalongan walaupun masih dalam batas wajar, namun tetap harus diwaspadai.
“Pekalongan masih menunjukkan angka yang wajar-wajar saja, tetapi kita tetap harus mengantisipasi kemungkinan yang bisa saja terjadi,†kata Saelany.
“Permintaan barang yang banyak pada akhir tahun ini harus disikapi dengan kenaikan harga harus kita tekan, kelancaran distribusi harus kita antisipasi, ketersediaan barang juga harus tercukupi,†harapnya.(MC/Diskominfo/Yogi)
PRINT +
DOWNLOAD PDF