Pemancangan Rusunawa Panjang Baru Segera Dilakukan

Material Mulai Berdatangan

 

KOTA – Groundbreaking atau pemancangan pertama pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Panjang Baru yang berlokasi di Lapangan Merah, Jalan Pantaisari, Kelurahan Panjang Baru, Pekalongan Utara, akan dilakukan waktu dekat.

 

Kepala Bidang Cipta Karya pada DPU mengatakan, hingga saat ini sebagian material untuk pembangunan satu twinblok rusunawa setinggi lima lantai itu sudah mulai didatangkan di lokasi.

 

Dalam waktu dekat rencananya akan mulai pemancangan, kalau materialnya sudah siap. Sebenarnya pemancangan akan dilakukan mulai bulan Ramadan kemarin, tetapi karena waktunya terbatas mendekati lebaran dan truk pembawa material sudah tidak bisa lewat, maka dilakukan setelah lebaran,” kata Andriyanto, Jumat (15/7).

 

Dia menjelaskan, berdasarkan SPK, proses pembangunan Rusunawa Panjang Baru ditarget rampung paling lambat pada 31 Desember 2016 mendatang.

 

Disampaikan pula bahwa proses lelang pembangunan rusunawa ini sudah selesai dan sudah ada pemenangnya. Pihak rekanan yang akan mengerjakan adalah PT Brantas, yang merupakan salah satu anak perusahaan BUMN. “Harapannya, pengerjaannya bisa sesuai dengan target yang telah ditetapkan dan sesuai rencana,” ujarnya.

 

Sehingga, diharapkan pada tahun 2017 mendatang rusunawa di Panjang Baru ini sudah siap huni. Dengan begitu, bisa dimanfaatkan warga Kota Pekalongan yang berpenghasilan rendah yang belum memiliki rumah,” imbuh dia.

 

Rusunawa Panjang Baru ini nantinya akan diperuntukkan bagi para nelayan serta masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kota Pekalongan yang belum memiliki rumah. Sesuai perencanaan, rusunawa ini akan dibangun setinggi lima lantai, berdiri di atas lahan Pemkot Pekalongan seluas 1,13 hektare.

 

Lokasinya nantinya akan berada di sebelah utara Jalingkut Petanglong. Jadi, lahan tersebut nanti sebagian akan dipakai untuk pembangunan rusunawa, sebagian lagi untuk jalingkut,” terangnya.

 

Dijelaskan Andriyanto, rusunawa di Panjang Baru ini nantinya akan memiliki 114 unit kamar atau hunian. “Masing-masing kamar dibangun dengan tipe 24. Untuk lantai dasar, akan disediakan pula kamar khusus untuk difabel,” katanya.

 

Andriyanto menuturkan, bangunan rusunawa ini sesuai dengan tipologi rusunawa terbaru sebagaimana yang dibangun Kementerian PU Pera di berbagai daerah lain di Indonesia. “Rusunawa di Panjang Baru Kota Pekalongan ini satu paket dengan pembangunan 10 rusunawa di 10 lokasi di Pulau Jawa wilayah 1,” paparnya. (way)

 

(SUMBER : RADAR PEKALONGAN, 16-07-2016)