Kementerian Lingkungan Hidup Bantu 10 Sepeda Motor Sampah Kepada Pemkot Pekalongan

Pekalongan,Info Publik- Dalam rangka Pengembangan bank sampah dalam pengelolaan infrastuktur hijau menuju indonesia bersih sampah 2020 Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia memberikan bantuan 10 Sepeda Motor Sampah Kepada Pemerintah Kota Pekalongan , Kemarin (28/10) di Hotel Dafam.

 

Sepeda Motor Sampah diserahkan langsung oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia kepada Walikota Pekalongan.

 

Penyerahan Disaksikan pula Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI Komisi VII Lucky Hakim ,Ketua DPRD Kota Pekalongan Balgiz Diab, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Pekalongan Sutarno, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan Hj. Ratna Sofia.

 

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya Ade Palguna R mengatakan Sampah merupakan masalah yang konsen bagi pemerintah pusat terutama setelah Presiden mengeluarkan keputusan presiden (Kepres)masalah sampah, sehingga bantuan motor sampah merupakan salah satu respon dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menangani masalah sampah di daerah

 

“tahap awal Kami memberikan bantuan 10 sepeda motor sampah dengan harapan transportasi antar titik dilakukan dengan mudah dan cepat”tuturnya. Ia melanjutkan untuk pengembangan bank sampah tersebut ada mata rantainya sehingga tahun depan Pola bantuan yang diberikan berbeda yaitu pusat daur ulang sampah skala kota.

 

“di dalam sampah sebetulnya ada material-material yang bisa dipakai kembali sehingga mendapatkan manfaat buat lembaga-lembaga atau bank sampah, ini memang harus digerakan pemerintah kota sehingga sampah bukan hanya sesuatu limbah tapi punya nilai tambah” katanya disela-sela acara.

 

Walikota Pekalongan H Alf Arslan Djunaid menuturkan 10 sepeda motor sampah tersebut akan di distribusikan kepada bank sampah  yang ada di kota Pekalongan. “bantuan pengangkut sampah ini diharapkan untuk kebersihan lingkungan lebih digalakkan lagi sehingga Kota Pekalongan menjadi kota yang bersih, green, ramah lingkungan dan bisa lebih maju lagi,” terangnya.

 

Sementara Itu Anggota DPR RI Komisi VII Lucky Hakim menambahkan meskipun Kota pekalongan bukan dapilnya namun sebagai wakil rakyat pihaknya berupaya agar beberapa daerah mendapatkan bantuan untuk mengatasi sampah.

 

“berkaca dikota depok , produksi sampah berton-ton setiap hari, satu orang rata-rata bisa menghasilkan sampah lima plastik perhari. kita bicara plastik saja 1 hari bisa 5 plastik. Bayangkan, kalau semua orang membuang plastik setiap hari. Untuk itu kami selalu mendorong melalui Kementerian Lingkungan Hidup agar dibantu mengatasi sampah,” paparnya.  MC/Skdi/Diskominfo/Liminho