Kota Pekalongan - Pemanfaatan aplikasi E-Presensi di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan telah meningkatkan kedisiplinan pegawainya karena adanya data yang nyata dalam absensi. Untuk penerapan E-Presensi di sekolah Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan masih lakukan upaya pengembangan. Menanggapi hal tersebut Dinkominfo Kota Pekalongan sosialisasikan aplikasi E-Presensi di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Selasa (11/12/2018).
 
Usai membuka acara, Plt Kepala Dinkominfo Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso menyampaikan, sosialisasi ini ditujukan untuk Sekolah Dasar (SD) se-Kota Pekalongan untuk penyesuaian aplikasi E-Presensi.
 
'Implementasi E-Presensi di Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) sudah berjalan, tetapi untuk tingkat sekolah ini masih 25% yang Terintegrasi dan 75% belum tersambung,' ungkap SBS. 
 
Menurut SBS, aplikasi harus dikembangkan, ada presensi yang online dan offline. Targetnya pada awal tahun 2019 ini akan ada penyesuaian-penyesuaian aplikasi. 'Di samping itu perlu juga persiapan infrastruktur jaringan dengan batiknet, dan aplikasinya disesuaikan dengan infrastruktur,' papar SBS. 
 
Penerapan Aplikasi E-Presensi di sekolah tentu berbeda dengan di OPD, sekolah mengenal hari libur dan jam sekolahnya berbeda. Saat ini sekolah masih banyak yang setor administrasi kehadiran ke dinas pendidikan.
 
'Penerapan pada awal tahun ini akan kami koordinasikan dengan Dindik Kota Pekalongan  untuk diujicobakan. Harapannya dengan adanya presensi ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan administrasi sekolah,' pungkas SBS. 
 
(Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan)