Kota Pekalongan, Info Publik - Langkah - langkah menjadikan Kota Pekalongan sebagai smart city terus diupayakan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan menyelenggarakan Sosialisasi dan Workshop Implementasi Tanda Tangan Elektronik pada Aplikasi SIMPATIKK 2.0 di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Senin (12/11). Kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh camat, sekretaris camat, lurah, dan sekretaris lurah di Kota Pekalongan ini sebagai tindak lanjut dijadikannya Kota Pekalongan sebagai smart city.

 

Sekretaris Dinkominfo Kota Pekalongan, Drs Kisworo Poso MSi menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut smart city, Kota Pekalongan mendapat pendampingan tahun ini. Ada enam elemen smart city salah satunya pemerintahan. 'Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tanda tangan digital menjadi pendukungnya. Kami Targetkan untuk pelatihan tanda tangan digital sampai akhir tahun 2018,' tutur Kisworo. 

 

Kisworo berharap dengan diimplementasikannya tanda tangan digital ini, pelayanan masyarakat dapat dipercepat, dipermudah, dan dipersingkat sehingga lebih efisien. Usai sosialisasi ini telah dijadwal pelatihan untuk 4 camat, 4 sekretaris camat, 27 lurah, dan 27 sekretaris lurah di Kota Pekalongan. 'Harapannya tahun 2019 ini dapat diimplementasikan dan dirasakan manfaatnya,' kata Kisworo.

 

Kepala Bidang Pengelolaan Sistem Informasi dan Persandian, Harry Rudianto SKom MM sebagai pelaksana mengutarakan, sosialisasi pemanfaatan tanda tangan digital ini ditujukan untuk aparatur kecamatan dan kelurahan sebagai legalitas tanda tangan elektronik sehingga untuk implementasinya penandatanganan di kecamatan dan kelurahan tidak lagi menggunakan tanda tangan dan cap basah lagi. 'Usai pembukaan ini kami latih mereka secara bertahap di Board Learning Center (BLC) Dinkominfo Kota Pekalongan sampai akhir tahun ini,' papar Harry. 

 

(Tim Komunikasi Publik Kota Pekalongan)