KOTA PEKALONGAN – Pemkot Pekalongan melaunching pakaian dinas harian kemeja putih kombinasi batik, senin (26/2). Launching tersebut dilakukan saat apel terpusat, yang diikuti ASN Pemkot Pekalongan di halaman Setda. Bertindak sebagai pembina apel Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz.

 

Dalam amanatnya, Saelany mengatakan, disadari atau tidak, batik telah mengangkat harkat dan martabat Kota Pekalongan beserta masyarakatnya. Tanpa bati, Kota Pekalongan tidak dikenal oleh dunia sebagaimana saat ini. Berbicara soal batik, maka Pekalongan telah menuliskan tinta emas, baik di tingkat regional Jawa Tengah, Nasional dan bahkan Internasional.

 

Diraihnya predikat kota kreatif dunia, adalah juga karena batik. Sehingga tidaklah berlebihan ketika Pemerintah Kota Pekalongan menjadikan batik sebagai seragam utama bagi ASN dan tenaga kegiatan,” terangnya. Nuansa batik semakin kentara di lingkungan ASN yakni pakaian bermotif batik dipakai pada hari Selasa, Rabu dan Kamis. Sedangkan pada hari Senin, ASN menggunakan pakaian kheki.

 

Khusus hari Senin ini, kita canangkan seragam kemeja putih dengan kombinasi batik bermotif jlamprang. Penggunaan seragam kemeja putih kombinasi batik jlamprang ini dipakai setiap hari Selasa,” tambahnya.

 

Saelany berharap melalui Launching Pakaian Dinas Harian Kemeja Putih Kombinasi Batik Pekalongan ini, selain merupakan wujud semangat untuk bekerja seputih seragam yang pakai, juga senantiasa melestarikan dan mengangkat batik dalam derap langkah kinerja sehari-hari. “Perpaduan putih dengan kombinasi batik, merupakan salah satu upaya mengkombinasikan disiplin dalam bekerja dengan semangat kreatif dan inovatif. Ke semuanya itu merupakan refleksi dari apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu kita terhadap batik dan industri batik,” harap Saelany. (mal)

 

 

 

(SUMBER : RADAR PEKALONGAN, 28-02-2018)