KOTA PEKALONGAN – Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pekalongan mulai melakukan kegiatan pelatihan online marketing kepada para pengusaha online di Kota Pekalongan. Pelatihan yang menjadi bagian dari layanabn cyber UMKM tersebut, digelar secara perdana Senin (12/2) di Kantor Dinkominfo. Rencananya, kegiatan serupa akan dilaksanakan rutin setiap pekan yakni setiap jumat.

 

Kasi UKM Dindagkop dan UKM Kota Pekalongan, Veri Yudiyanto mengatakan, kegiatan pelatihan dengan tajuk Workshop Digital bagi warga Kota Pekalongan yang sudah maupun akan menekuni usaha dengan jalur online. “Disini materi yang diberikan yakni tentang pengembangan dan pemasaran produk UMKM di Kota Pekalongan secara online. Baik produk batik maupun non batik,” terangnya.

 

Setiap pelatihan, ia menargetkan terdapat 30 peserta yang hadir. Sebelum mengikuti pelatihan, mereka terlebih culu harus mendaftarkan diri secara online lewat website maupun media sosial. Veri mengatakan, antusiasme masyarakat cukup tinggi dilihat dari tingkat kehadiran yang mencapai 100 persen. “Setiap minggu jumlah peserta targetnya sama. Jadi dalam satu tahun setidaknya ada 300 warga baik yang sudah menjadi pengusaha maupun berniat menjadi pengusaha, bisa ikut pelatihan ini. Siapa saja bisa mendaftarkan diri, tidak harus punya modal dulu. Siapa tahu setelah mengikuti pelatihan ini, mereka bisa minimal menjadi reseller dulu dengan kemampuan marketing online yang sudah didapatkan dari pelatihan ini,” tutur Veri.

 

Dengan menjaring 300 orang yang akan dilatih, ia menyatakan bahwa Dindagkop sudah ikut berupaya membuka 300 lapangan kerja atau pengusaha baru. “Karena banyak masyarakat yang mempunyai android, tapi mungkin tidak punya produk. Melalui pelatihan ini akan diberikan materi tentang memulai usaha online meskipun tanpa produk,” tambahnya.

 

Selain melatih masyarakat agar dapat mengembangkan bisnis online, melalui pelatihan ini juga diharapkan mampu terbangun ekosistem marketing online, sehingga produk UMKM Kota Pekalongan bisa minimal dikenal dan dipasarkan ke seluruh penjuru Indonesia. “Untuk itu, kami akan terus kembangkan agar bisa melatih masyarakat dan memasarkan produk UMKM Kota Pekalongan,” kata Veri lagi.

 

Dengan terus berkembangnya pengusaha berbasis online, Kota Pekalongan dikatakan Veri juga sudah menyiapkan aplikasi jualan online sendiri yang diberi nama Pekalongan Trading Online Creativity atau Petruc. Aplikasi tersebut khusus disiapkan bagi pebisnis online di Kota Pekalongan. “Sementara masih dalam kota dulu, rencananya dalam Hari Koperasi nanti kami akan launching sehingga aplikasi ini bisa diakses lebih luas,” tandasnya. (nul)

 

 

 

(SUMBER : RADAR PEKALONGAN, 13-02-2018)