*Kompetisi Futsal Haornas

 

 

 

KOTA – Kompetisi lima cabang olahraga yang digelar oleh Dinparbudpora, dibuka dengan dimulainya turnamen futsal Walikota cup, jumat (25/8) siang di Planet Futsal. Pembukaan dilakukan langsung oleh Walikota Pekalongan, A Alf Arslan Djunaid dengan tendangan simbolis ke arah gawang, dan dihadiri jajaran pejabat dari Dinparbudpora, Ketua KONI, dan Ketua Badan Futsal Kota Pekalongan. Usai dibuka, langsung di gelar sejumlah pertandingan futsal yang sudah dijadwalkan.

 

Dalam kompetisi futsal kali ini, antusias peserta sangat tinggi. Jumlah pesertam pun membludak dari target hanya 32 peserta, namun bertambah menjadi 40 peserta. Dari jumlah itu pun, panitia bahkan sudah menolak sekitar 24 peserta yang mendaftar, dengan alasan keterbatasan waktu pelaksanaan.

 

Awalnya kami membatasi jumlah peserta hanya 32, namun karena antusias tinggi, kami tambah menjadi 40 peserta. Sebetulnya ada 64 tim yang mendaftarkan diri, tapi karena keterbatasan waktu dan lapangan kami harus menghentikan pendaftarkan,” tutur Ketua Panitia Kompetisi Futsal Haornas, Andi Wijaya yang ditemui di lokasi kegiatan.

 

Dengan jumlah 40 peserta, panitia menjadwalkan 12 pertandingan dalam satu hari. Pertandingan digelar dengan sistem gugur dan akan berlangsung hingga Minggu (27/8) mendatang. Dalam partai final yang digelar Minggu juga diagendakan partai eksebisi salah satunya yakni pertandingan futsal putri. “Final akan dilaksanakan Minggu, dan akan diselingi eksebisi pertandingan futsal putri,” tambahnya.

 

Dari jumlah peserta yang mendaftar, Andi menyebut sebagian besar berasal dari Kota Pekalongan yakni 17 peserta. Sisanya berasal dari luar daerah. Mulai dari daerah tetangga Batang, Kabupaten Pekalongan, Comal, Pemalang. Juga hadir tim dari Jakarta, Bekasi, Cirebon, Yogyakarta dan bahkand ari Surabaya.

 

Walikota Pekalongan, A Alf Arslan Djunaid mengaku gembira dengan tingginya antusiasme dan respon dari masyarakat terhadap agenda kompetisi futsal yang digelar Pemkot Pekalongan. Apalagi, banyak peserta berasal dari daerah yang jauh. “Ini saja panitia sudah menghentikan pendaftaran, kalau tidak bisa sampai 63 peserta,” beber Walikota.

 

Dengan antusiasme yang tinggi, Walikota berharap menjadi tanda kebangkitan olahraga di Kota Pekalongan. Menjadi tanda bahwa gairah masyarakat untuk berolahraga dan berprestasi melalui olahraga sangat tinggi. Kepala Dinparbudpora, tjuk Kushindarto menambahkan, melihat antusias yang tinggi, membuat pihaknya akan menjadi futsal sebagai salah satu cabor yang akan dipertandingan dalam berbagai event olahraga, salah satunya Popda. Tahun ini, cabor futsal baru digelar eksebisi. Namun tahun depan ia memastikan futsal masuk dalam cabor yang dipertandingankan dalam popda.

 

Banyaknya peserrta yang hadir, terutama dari berbagai daerah juga memberikan kesempatan bagi atlet futsal Kota Pekalongan untuk mencicipi lawan yang lebih baik. Harapannya dengan banyak peserta dari luar bisa memberikan pengalaman bagi atlet Kota Pekalongan. Sehingga kemampuan tim-tim dari Kota Pekalongan juga mengalami peningkatan,” harapannya. (nul/adv)

 

 

 

(SUMBER : RADAR PEKALONGAN, 26-08-2017)